Agen Poker Terpopuler

Titik Balik Kehidupan Gelandangan Menjadi Pendiri IT, Apple Company

BERKAHPOKER Sebagian besar miliarder di dunia mampu menjadi kaya karena harta warisannya. Namun, tidak sedikit juga dari mereka yang harus mati-matian untuk bisa menjadi konglomerat.

Kebanyakan dari mereka memulai hidupnya benar-benar dari bawah. Tidak jarang juga dahulunya mereka untuk makan saja sangat sulit. Namun demikian, orang-orang tersebut mampu mengubah hidupnya dengan sangat signifikan berkat kerja keras dan kegigihannya.

1. Chris Gardner

Chris Gardner merupakan seorang motivator sekaligus pebisnis. Kisah pilunya dimulai pada 1980-an. Dia saat itu berusia 27 tahun, beserta anaknya yang masih bayi, menjadi gelandangan selama setahun di San Francisco.

Pada saat itu, dia masih bekerja sebagai karyawan magang dengan gaji yang rendah di sebuah perusahaan pialang saham. Uang Gardner kala itu tidak cukup untuk membayar sewa apartemen.

Mau tidak mau, Gardner yang telah berpisah dengan istrinya itu harus tidur dengan berpindah tempat di manapun yang memungkinkan bersama anaknya.

Selain di toilet pada sebuah stasiun kereta api, mereka juga tidur di taman, di sebuah penampungan di gereja, atau di kolong meja di tempat kerjanya setelah rekan-rekan kerjanya pulang.

Beruntung, kerja keras dan usaha Chris Gardner dalam bekerja membuahkan hasil. Dirinya diangkat jadi karyawan tetap dan punya gaji yang mapan, sehingga bisa menyewa tempat tinggal sendiri dan membangun perusahaan investasi, Gardner Rich.

2. Steve Jobs

AGEN POKER TERPERCAYA Siapa yang tidak kenal dengan orang ini? Produk-produknya saat ini sudah sangat mendunia. Mungkin kamu salah satu yang menggunakannya.

Ya, dia adalah pendiri dari raksasa teknologi bernama Apple. Dia adalah Steve Jobs. Tapi apa kamu tau, kalau Jobs ternyata pernah berjalan jauh hanya untuk makan?

Jobs pernah mengalami titik di mana dia tidak memiliki apa pun. Padahal, Jobs ini termasuk orang yang berasal dari keluarga berkecukupan. Ayahnya seorang patolog dan ibunya seorang novelis. Tapi, karena orang tuanya khawatir tidak bisa menyekolahkan Jobs hingga sarjana, akhirnya dirinya dititipkan pada orang tua angkat.

Titik balik kehidupan Jobs dimulai saat dia memutuskan untuk drop out dari kampusnya. Dia kemudian menjual botol Coca Cola dengan bayaran 5 sen per botol, berjalan jauh hingga 7 mil untuk makan di Kuil Hare Khrisna. Dirinya saat itu juga tinggal dengan menumpang di beberapa temannya.

Terlepas dari pekerjaan yang dilakukannya, Jobs memiliki hobi mengutak atik komputer dan mendesain sesuatu. Dia juga gemar merealisasikan ide gila. Siapa sangka, hal itu menarik perhatian Steve Wozniak, rekannya, yang berujung pada pendirian perusahaan IT, Apple Company.

3. Dave Sandoval

Dave Sandoval memutuskan hidup sendiri saat berusia 17 tahun. Siapa yang tahu kalau kehidupan akan sangat berat, hingga membuat Dave menggelandang di jalan? Berbagai pekerjaan dilakukannya, mulai dari membersihkan lintasan bowling, menjual speaker, bekerja di pabrik minyak, sampai menjadi pencuci truk.

Setelah mendengar bibinya meninggal karena sklerosis, dia mencoba peruntungan bekerja di perusahaan farmasi Jepang. Hingga akhirnya, dia mampu mendirikan perusahaan farmasi sendiri, Purium Health Products, yang meraup laba 47 juta dolar AS pada 2015 lalu. AGEN POKER ONLINE

Agen Poker Terpopuler

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *