Perjalanan Valentino Rossi Selama Menjadi Pembalap Di MotoGP

BERKAHPOKER Valentino Rossi akhirnya memilih untuk tidak melanjutkan lagi perjalanannya di MotoGP. Musim 2021 akan jadi masa terakhirnya membalap di gelaran MotoGP.

Rossi menepati janjinya untuk mengumumkan masa depannya selepas libur musim panas 2021. Namun, tidak disangka, keputusan yang dia ambil rupanya adalah pensiun dari dunia MotoGP yang sudah membesarkan namanya tersebut.

1. Memulai karier sebagai pembalap kart

Sebelum mengenal dunia MotoGP, jauh ketika Rossi masih kecil, dia justru memulai karier di dunia balap sebagai pembalap kart. Dia bahkan sudah bisa mengendarai mobil kart di usia lima tahun, plus memenangi beberapa balapan kart di daerah Tavullia pada 1990.

Berlanjut ke 1996, Rossi pun terjun di kelas 125cc (sekarang Moto3) bersama tim AGV Aprilia. Di sinilah, perjalanan awalnya di MotoGP dimulai. Rossi mulai bersaing dengan pembalap-pembalap dunia lain, dan tampil di beberapa sirkuit kenamaan dunia.

2. Beranjak naik ke kelas 250cc, lalu ke MotoGP

Rossi sukses menduduki peringkat kedua klasemen pembalap 250cc pada 1998, selisih 23 poin dari Capirossi yang keluar sebagai juara. Barulah di musim keduanya pada 1999, Rossi mulai menunjukkan diri di kelas 250cc.

Rossi menunjukkan dominasi dengan memenangi balapan di Malaysia, Jerman, Inggris, Ceko, Australia, Afrika Selatan, dan Brasil. Gelar 250cc musim 1999 bahkan sukses dia kunci saat musim masih menyisakan satu balapan lagi. Dia menorehkan 309 poin ketika itu.

3. Dominasi dimulai pada 2000 hingga 2009

Bersama Honda, Rossi mulai menancapkan dominasi di dunia MotoGP. Kendati begitu, sama seperti ketika tampil di kelas 125cc dan 250cc, Rossi melakukan penyesuaian terlebih dahulu di musim MotoGP perdananya. Musim 2000, dia gagal menjadi juara setelah kalah dari Kenny Roberts Jr. AGEN POKER TERPERCAYA

Memasuki tahun 2002, Rossi tetap dominan bersama Honda. Dia total memenangi 11 balapan di kelas MotoGP, dan sukses meraih gelar MotoGP keduanya secara beruntun. Tidak sampai situ, di musim selanjutnya, Rossi masih menggila bersama Honda.

4. Hijrah ke Yamaha, dan awal penurunan performa

Kepindahan Rossi ke Yamaha ini sempat menimbulkan keraguan, apalagi kondisi Yamaha saat itu masih belum sekuat sekarang. Namun, Rossi menunjukkan bahwa bersama Yamaha, dia juga tetap bisa menjadi juara.

Pada gelaran MotoGP 2004, Rossi keluar sebagai juara setelah memenangi sembilan dari 16 balapan. Kendati sempat gagal finis dua kali, raihan poin Rossi gagal dikejar oleh Gibernau dan Boaggi saat itu. Rossi pun membawa Yamaha menjadi juara. AGEN POKER ONLINE

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *