Fabio Quartararo Tak Pusingkan Persaingan Gelar Juara Dunia, Hanya Fokus Raih Kemenangan

BERKAHPOKER Francesco Bagnaia gagal meraih kemenangan di GP Inggris. Pada balapan tersebut, pembalap asal Italia itu hanya mampu finis di posisi ke-14. Jarak poinnya dengan Fabio Quartararo yang berada di puncak klasemen pun kian menjauh.

Meski begitu, Bagnaia masih belum menyerah kejar juara dunia MotoGP. Ia berupaya meraih hasil baik di balapan berikutnya walau mengakui Quartararo adalah pembalap yang tangguh.

1. Punya potensi untuk menang, Bagnaia melorot akibat masalah pada ban

Bagnaia punya potensi meraih kemenangan perdana di kelas utama MotoGP pada akhir pekan lalu di Silverstone. Pembalap Ducati tersebut berhasil peroleh posisi start kedua.

Namun, keuntungan itu lenyap saat balapan berlangsung. Ia justru disalip, bahkan oleh rekan setimnya, Jack Miller. Masalah pada ban menjadi pemicu sehingga posisinya kian melorot dan melintas garis finis di urutan ke-14.

2. Akui ada yang tak beres saat balapan, Bagnaia berencana cek data dan diskusi dengan Michelin

Bagnaia mengaku bahwa ada yang tidak beres pada motornya pada balapan GP Inggris. Padahal, ia mampu melaju cepat sepanjang sesi latihan hingga kualifikasi. Pembalap bernomor motor 63 itu berencana mengecek data ban dan berbicara kepada Michelin selaku pemasok ban tentang masalah yang dihadapinya.

Aku membuat banyak putaran menggunakan ban bekas 3 detik lebih cepat dari ini. Aku tak tahu apa yang benar-benar terjadi. Kami harus cek data dan berbicara pada Michelin.

Aku pikir dengan kejuaraan seperti ini kami berada di atas dan aku pikir semua bagian dari motor kami harus berada di posisi puncak,” kata Bagnaia.

3. Ambisi Bagnaia belum pudar walau akui Quartararo pembalap terkuat saat ini

Dengan jarak poin yang kini menjadi 70 poin, Bagnaia perlu memaksimalkan enam balapan tersisa di musim 2021 ini. Untuk itu, Bagnaia mengaku tidak kehilangan ambisi meraih gelar juara meski mengakui Quartararo pembalap yang tangguh dalam kejuaraan. AGEN POKER TERPERCAYA

Kami selalu berpikir positif dan tetap berupaya di depan. Namun, itu sulit sebab Anda bisa melakukan yang terbaik tetapi sesuatu terjadi saat balapan dan momen terbaik itu hilang.

4. Quartararo tak terlalu pusingkan persaingan gelar juara dunia, fokus raih lebih banyak kemenangan

Quartararo tak terlalu memusingkan persaingan gelar juara. Meski GP Inggris dianggap memberi dirinya keuntungan untuk memperlebar jarak, fokus pembalap Prancis itu justru lebih ke mencari kemenangan lebih banyak musim ini.

5. Quartararo masih pimpin klasemen, Bagnaia ada di posisi keempat

Selepas GP Inggris, Fabio Quartararo memimpin klasemen dengan 206 poin. Ia dibuntuti oleh Joan Mir yang sudah meraih 141 poin. Sementara itu, Bagnaia berada di peringkat keempat dengan 136 poin.

MotoGP sejatinya masih memiliki tujuh seri balap tersisa. Namun, status GP Argentina masih belum pasti. Menilik dari situs resmi kejuaraan, belum ada tanggal penyelenggaran balapan yang berlangsung di Termas de Río Hondo tersebut. AGEN POKER ONLINE

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *